Kamis, 15 Juni 2017

Dasar-Dasar Action Script

Definisi Action Script


Bahasa pemrograman yang termasuk populer berikutnya adalah bahasa pemrograman ActionScript. ActionScript ini merupakan bahasa pemrograman yang banyak dimanfaatkan untuk pengembangan website dan juga situs di dalam internet. Merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh macromedia, yang mana kemudian diakuisisi oleh perusahaan teknologi terkenal, yaitu Adobe.

Secara umum, penggunaan actionscript juga merupakan salah satu bahasa pemrograman yang dibuat dengan basis flash dan juga produk dari adobe, sehingga hal ini turut meningkatkan popularitas dari bahasa pemrograman ActionScript tersebut.


Fungsi Action Script

ActionScript memiliki beberapa fungsi atau peran yang dapat membantu dalam merancang situs atau movie Flash, yaitu sebagai berikut :


1. Membuat sistem navigasi situs. Hal ini berkaitan dengan bagaimana AcionScript dapat mengantar   user menjelajahi situs. Dengan demikian animasi situs tidak hanya menjadi “film iklan” belaka, kecuali memang menginginkan seperti itu.


2. Menambah interaktivitas dengan user. Dengan ActionScript user dapat berinteraksi dengan setiap elemen didalam movie Flash, baik itu tombol, movie clip, maupun teks.


3. Membuat situs yang dinamis. ActionScript dapat digabungkan dengan berbagai bahasa lain, seperti : JavaScript, ASP, PHP, CGI, MySQL, atau XML untuk membuat berbagai aplikasi yang sulit atau tidak dapat dibuat hanya dengan ActionScript saja. Misalnya untuk membuat sistem database     sehinga situs Flash anda dapat di update secara rutin dan otomatis. Dengan membuat isi (Content)     situs yang bersifat dinamis, akan dapat menghapus kritik bahwa movie Flash hanya dibuat sekali saja dan sulit untuk di-update isinya.


4. Mempertahankan user untuk kembali mengunjungi situs. ActionScript dapat membuat situs Flash yang menarik dan interaktif, yang akan menambah kualitas user experience saat menjelajah situs. Misalnya dengan adanya game dalam situs tersebut, secara tidak langsung hal ini dapat mempertahankan user untuk kembali mengunjungi situs tersebut.


Jenis – jenis Action Script dalam Flash

      1. Text Statis Label
Berbeda dengan teks input atau teks dinamis, jika dijalankan maka teks dapat diedit oleh user. Akan tetapi pada tejs static label, apabila movie dijalankan maka teks yang anda buat tidak dapat anda ubah - ubah lagi. Teks label merupakan sederhana, teks yang dituliskan hanya satu baris sampai anda menekan Enter. Teks ini lebih tepat digunakan untuk menuliskan satu atau dua kata, misalnya pada penulisan label sebelum teks input. Ketika teks label yang anda masukkan belum terdapat tulisan didalamnya maka ketika movie dijalankan akan menghasilkan teks kosong yang tidak terlihat.


2. Text Static Block
Teks blok ini mempunyai ukuran yang tetap. Oleh karena itu sebelum memasukkan teks anda perlu menentukan panjang dan lebar teks yang akan dimasukkan. Teks jenis ini biasanya digunakan untuk menulis teks yang berupa paragraph.


3. Text Dinamis
Teks dinamis mempunyai perbedaan dengan teks statis. Ukuran panjang dan lebar teks dinamis dapat anda ubah. Pada teks dinamis anda dapat memanfaatkan scroll yang dapat anda drag ke atas atau ke bawah, ke kanan atau ke kiri. Teks jenis ini sangat membantu anda ketika membuat web yang memuat informasi atau artikel yang sangat banyak dan membutuhkan lebar ataupun tinggi teks melebihi stage (halaman kerja). Teks yang akan ditampilkan dalam dinamis teks ini ditulis dengan pengolah kata, misalnya notepad, dan disimpan dengan format .TXT , dan akan diakses dari stage pada flash.


4. Text Input
Teks input merupakan jenis teks yang diinputkan oleh user atau orang lain. Anda akan membuat elemen teks input yang dihubungkan dengan Action Script untuk pemrosesan data input. Ini biasanya di butuhkan untuk meminta masukkan data dari ser. Misalnya, dalam suatu GuestBook anda pasti membutuhkan identitas yang diinputkan melalui teks input ini yang kemudian akan disimpan dalam form yang lain dengan ActionScript. Dalam took online, anda membutuhkan banyak data yang perlu diinputkan oleh user dala melakukan transaksi melalui internet tersebut seperti nama, alamat, nomor kartu kredit dan sebagainya..


SUMBER

Pengantar Konsep GIMP

1. Definisi GIMP


GNU Image Manipulation Program atau yang lebih dikenal dengan sebutan GIMP adalah perangkat lunak untuk manipulasigrafik berbasis raster. GIMP berjalan pada desktop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public License. GIMP pada awalnya dikembangkan untuk desktop X11 yang berjalan di platform Unix. Namun saat ini piranti lunak ini sudah diporting ke beberapa platform sistem operasi yang lain yaitu MS Windows dan Mac OS.

Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bisa diekspor ke berbagai format gambar seperti bmp, jpg, gif, pdf, png, svg, tiff, dan masih banyak lagi yang lainnya. GIMP menyediakan banyak sekali plugin yang memudahkan dalam mengolah gambar (image) dengan cepat.Pengembang dan pengelola GIMP memiliki visi produk GIMP untuk berusaha menjadi perangkat lunak grafis kelas atas dalam menyunting dan menciptakan gambar asli, foto, ikon, elemen grafis halaman web, dan seni untuk elemen antarmuka pengguna.

GIMP adalah akronim dari GNU Image Manipulaton Program yang dikembangkan dan didistribusikan secara gratis pada platformLinux. Program aplikasi pengolah bitmap dan digital imaging GIMP dapat dikatakan paling populer digunakan oleh penggunakomputer dengan sistem operasi ( sistem operasi) Linux. Program GIMP ditulis oleh Peter Mattis dan Spencer Kimball. Versi GIMP pertama kali adalah 0.54 yang dikeluarkan pada tahun 1996.GIMP digunakan oleh peminat dan praktisi desain grafis yang menggunakan sistem operasi Linux untuk mengolah dan memanipulasi gambar atau foto sesuai dengan kebutuhan kreatif.[4]Program GIMP disediakan secara default hampir diseluruh distribusi Linux, mulai dari Slackware, Mandrake, Red Hat, Suse, dan sebagainya GIMP telah mengalami penyempurnaan dari versi sebelumnya, menjadi lebih mudah dalam mengoperasikannya Salah satu contoh yaitu adanya perubahan ukuran kuas yang kini dibuat lebih fleksibel, dan adanya tambahan menu warna.


2. Fitur – Fitur GIMP

  Fitur - fitur yang dimiliki GIMP di antaranya:
·         Sebagai program untuk mewarnai.
·         Program penyunting foto berkualitas.
·         Sistem pengolah daring otomatis.
·         Penampil gambar (image renderer) dengan produksi massal.
·         Pengubahan / pengalihan format gambar.
·         dan masih banyak lagi.
Selain itu, GIMP juga menyediakan fasilitas ekspor/impor berkas Photoshop. Sehingga dapat menyunting berkas-berkas gambar yang sudah dibuat di Windows.
GIMP bisa membaca hampir semua format file: dari standar JPG sampai PSD, kita juga bisa memanfaatkan plug in untuk menambah kompatibilitas dengan format file lain. GIMP juga memiliki sederet fitur dasar: cropping, rotasi, adjustment warna. Fitur penting lain yang kita jumpai di Photoshop juga tersedia disini: curve adjustment, hue saturation, sharpening, channel mixing, layer masking, clone stamp, healing brush dan level.
Semua fiturnya tersedia dalam kotak berisi ikon dengan masing-masing fungsi. Lihat gambar dibawah ini:




3. Manfaat dari GIMP

Secara filosofi fungsi, GIMP tidak berbeda jauh dari Photoshop. Hanya mungkin karena dia merupakan aplikasi open source yang dibuat banyak orang secara gotong royong, kesan kurang rapih dan kurang halus muncul.  Bagi anda yang ingin mencobanya, sedikit kesabaran, mau membaca manual dan suka otak-atik akan banyak membantu karena memang butuh adaptasi dan kurva pembelajaran yang baru. Oke selamat mencoba, tidak ada salahnya toh gratis.
Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bisa diekspor ke berbagai format gambar seperti bmp, jpg, gif, pdf, png, svg, tiff, dan masih banyak lagi yang lainnya.
GIMP menyediakan banyak sekali plugin yang memudahkan dalam mengolah gambar (image) dengan cepat.
Pengembang dan pengelola GIMP memiliki visi produk GIMP untuk berusaha menjadi perangkat lunak grafis kelas atas dalam menyunting dan menciptakan gambar asli, foto, ikon, elemen grafis halaman web, dan seni untuk elemen antarmuka pengguna.

SUMBER

INKSCAPE

1. Pengertian Inkscape

Inkscape adalah perangkat lunak (Software) pengolah vector yang sifatnya open source (Gratis) dibawah lisensi GNU GPL (GNU General Public License)  dan tujuan utamanya menjadi perangkat pengolah grafik vector yang memenuhi standar XML, SVG dan CSS. Inkscape sama seperti software Corel Draw, Adobe Illustrator dan lainnya, berbedanya Inkscape dengan Software lainnya adalah penggunaan SVG (Scalable Vector Graphics) yang sekarang memenuhi standar XML W3C.

Inkscape menyediakan tips dan petunjuk status bar untuk semua tombol, kontrol, perintah, tombol, dan pada kanvas-pegangan. Pesan petunjuk yang dinamis. Sebuah benda yang diberikan dapat menampilkan hingga empat petunjuk saat mengedit hanya dengan satu alat. Petunjuk memperbarui didasarkan pada dua item alat yang digunakan, dan jenis objek/ menangani objek yang sedang diedit misalnya teks, bentuk, jalan, warna, dll. maka akan muncul dengan keyboard lengkap dan referensi mouse (dalam HTML dan SVG ) dan tutorial interaktif beberapa SVG. Latar belakang Sodipodi (pendahulu Inkscape) didasarkan pada orang-orang dari CorelDRAW dan GIMP.

Inkscape dirintis pada 2003 sebagai sebuah fork dari proyek Sodipodi. Sodipodi sendiri, yang dikembangkan sejak 1999, didasarkan pada Gill (Gnome Illustration Application), buah karya dari Raph Levien. Inkscape merupakan aplikasi editor grafik vector yang bersifat gratis dan open source untuk membuat dan mengedit grafik SVG(Scalable Vector Graphics). Inkscape bertujuan untuk menjadi alat bantu grafik yang tangguh dan mengikuti standar XML, SVG dan CSS.

Pada inkscape menawarkan pembuatan bentuk-bentuk dasar missal, elips, persegi empat, bintang, polygon dan spiral dan  juga kemampuan untuk mengubah bentuk dan memanipulasi bentuk-bentuk dasar tersebut dengan rotasi, pemelaran(stretch), dan pemiringan(skew).

Inkscape sebenarnya dikembangkan untuk Linux, tetapi akhirnya dapat berjalan diatas Mac OS X (menggunakan X11, walaupun juga dapat menggunakan Quartz), Sistem operasi UNIX-like lain, dan Microsoft Windows. Inkscape mempunyai dukungan untuk banyak bahasa terutama untuk skrip yang kompleks. Itu dikarenakan Inkscape bersifat cross-platform.

 2. Bagian – Bagian Dari Software Inkscape

A.    Status Bar
Berada setelah Palette Berfungsi untuk menampilkan informasi dan status dari Lembar kerja serta objek yang ada maupun yang sedang di buat. Seperti informasi warna objek, posisi, dan lainnya. 

B.     Menu Bar
Terletak paling atas. Sama seperti aplikasi lainnya yang semua memiliki baris menu perintah yang berfungsi untuk mengelola dokumen, objek yang di buat, efek, dan lain - lain.


C.     Toolbar
Berada di sebelah kanan. Dan berisi berbagai ikon tool yang berfungsi membuat dan memanipulasi objek di lembar kerja Inkscape.


D.    Pallet
Berada di bagian bawah. Berisi pilihan warna yang bisa di gunakan untuk memberikan warna objek. Baik warna atau warna garis pinggir objek.

 
E.     Koordinat dan Zoom Tool
Zoom Tool sangat berguna untuk melihat tampilan pada canvas maupun object, sehingga mempermudah pekerjaan pada saat membuat dan mengolah object. Object pada canvas dapat di lihat dengan jelas dan detail dengan cara memperbesar (mendekatkan) object tersebut, begitupun sebaliknya.

F.      Control Bar
Tool Controls Bar berisi ikon-ikon untuk memodifikasi objek, misalnya memutar dan mengatur ukuran atau tata letak urutan objek.

G.    Command Bar
Commands bar berisi ikon-ikon yang merupakan shortcut untuk perintah-perintah pokok seperti print, open, save, dan sebagainya.