Jumat, 09 Oktober 2015

Pengertian, Ciri-Ciri Unsur Perencanaan, Jenis Perencanaan, Manfaat Perencanaan, Bentuk Struktur, Kelemahan dan Kelebihan Dalam Organisasi


PENGERTIAN ORGANISASI DARI BEBERAPA TOKOH

Inilah pengertian yang paling banyak dicari oleh orang-orang dalam mengartikan demokrasi. Berikut beberapa pengertian organisasi menurut para ahli:

1 Pengertian organisasi menurut Stephen P. Robbinss adalah suatu kesatuan sosial yang telah terkoordinasi secara sadar dengan adanya sebuah batasan yang relatif dan dapat diidentifikasi serta bekerja berdasarkan yang relatif secara terus-menerus agar dapat mencapai tujuan bersama.


2. Pengertian organisasi menurut James D mooney adalah suatu bentuk setiap perserikatan oleh manusia dalam mencapai tujuan secara bersama.

3. Pengertian organisasi menurut Stoner adalah suatu pola yang memiliki hubungan-hubungan yang melalui orang-orang dengan bergerak bersama ke tujuan lewat pengarahan atasan.
4. Pengertian organisasi menurut Chester I Bernard adalah suatu sistem aktivitas yang dilakukan dengan cara berkerjasama antara dua orang atau lebih.
5. Pengertian organisasi menurut Schein adalah suatu koordinasi yang dilakukan secara rasional pada setiap kegiatan oleh sejumlah orang dalam mencapai tujuan secara umum dengan pembagian fungsi dan pekerjaan lewat hirarki yang memiliki tanggung jawab dan otoritas.
6. Pengertian organisasi menurut Kochler adalah suatu sistem yang memiliki hubungan secara terstruktur kemudian terkoordinasi melalui usaha pada suatu kelompok orang yang bergerak dengan tujuan tertentu.
7. Pengertian organisasi menurut W.J.S. Poerdarminta adalah suatu aturan yang berasal dari setiap bagian sampai menjadi satu kesatuan yang teratur.
8. Pengertian organisasi menurut dahlan bahri adalah suatu penyusunan dan pengaturan pada bagian-bagian sampai menjadi satu kesatuan, susunan dan aturan yang berasal dari bagian sampai menjadi satu kesatuan yang teratur dan bergabung untuk bekerjasama dalam mencapai tujuan.
9. Pengertian organisasi menurut Max Webber merupakan suatu kerangka yang saling berhubungan secara terstruktur dimana yang ada didalamnya tercantum tanggung jawab, pembagian kerja dan wewenang dalam menjalankan fungsi tertentu.
10. Pengertian organisasi menurut Victor A. Thompson adalah suatu perpaduan dari banyak spesialis yang saling bekerja sama dengan cara rasional dan impersonal dalam mencapai beberapa tujuan yang telah dirumuskan sebelumnya.
11. Pengertian organisasi menurut Richard Scott adalah suatu tindakan secara kolektif yang sengaja terbentuk untuk menggapai tujuans secara khusus yang didasari pada atas asas kelangsungan.
12. Pengertian organisasi menurut Drs. H Malayu S.P. Hasibuan adalah suatu proses penentuan, pengelompokkan dan pengontrolan segala macam tindakan yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan secara bersama.
13. Pengertian organisasi menurut Prof. Dr. Sondang P. Siagian adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang / lebih yang saling bekerjasama serta terikat secara formal dalam rangka melakukan pencapaian tujuan yang sudah ditentukan dalam ikatan yang ada pada seseorang atau beberap orang yang dikenal sebagai atasan dan seorang atau kelompok orang yang dikenal sebagai bawahan.
14. Pengertian Organisasi menurut Paul Preston dan Thomas Zimmerer adalah suatu kumpulan orang yang telah disusun dalam sebuah kelompok-kelompok yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan secara bersama.
15. Pengertian organisasi menurut Philip Slznic yang menyatakan bahwa organisasi adalah suatu peraturan personil berguna dalam mempermudah dalam melakukan pencapaian dari beberapa tujuan yang sudah ditetapkan lewat alokasi tanggung jawab dan fungsi atau Through the allocation of functionss and responsibilites.
16. Pengertian organisasi menurut Thompson yaitu organisasi adalah suatu perpaduan antara anggota-anggota spesial yang sangat impersonal dan rasional yang saling bekerjasama (koperasi) dalam mencapai tujuan-tujuan yang spesifik yang sudah diumumkan.
17. Pengertian organisasi menurut Robbin yaitu organisasi adalah suatu entitas sosial yang telah terkoordinasi secara sadar dengan memiliki batas-batas yang bisa diidentifikasi yang dapat berfungsi dalam mencapai tujuan-tujuan yang relatif berlanjut atau seperangkat tujuan.
Dari apa yang telah dipaparkan oleh para ahli atau para pakar diatas mengenai pengertian organisasi maka dapat kita mengambil beberapa poin yang penting yaitu kumpulan dua orang atau lebih, kerja sama, tujuan bersama, sistem koordinasi kegiatan, pembagian tugas dan tanggung jawab personil
Nah, dari beberapa pengertian organisasi diatas maka dapat disimpulkan bahwa pengertian organisasi adalah suatu wadah berkumpulnya dua orang atau lebih yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan bersama.

CIRI-CIRI UNSUR DARI PERENCANAAN, JENIS PERENCANAAN DAN MANFAAT DALAM ORGANISASI


FILSAFAT PERENCANAAN

Sekurang kurang nya ada 4 filsafat perencanaan, yaitu filsafat sintesi, rasionalisme, pengembangan organisasi dan empirisme
1.  Sintesis
Mahhein memandang perencanaan sebagai suatu cara berfikir  dan Dah & Linblon Memandang  perencanaan sebagai proses pengambilan keputusan bimbingan, Etzioni Memandang Perencanaan sebagai proses  sosial dimana kontrol sosial dan konsesus harus di arahkan untuk mengoptimalkan
Keseimbangan antara pengawasan yang ketat dengan consensus yang lemah di tambah oleh Etzioni bahwa perencanaan adalah proses psikologis dalam bentuk pembelajaran yang menekankan pada transaksi interpersonal
2. Rasionaliseme
Meneurut paham rasionalisme, perencanan di pandang sebagai suatu bentuk pengambilan keputusan, suatu proses yang mengikuti langkah langkah procedural dalam pengambilan keputusan.
3. Pengembangan Organisasi
Benis berpendapat bahwa perencanaan menurut pandangan pengembangan organisasi adalah sebagai salah satu metode perencanaan, yaitu proses pembelajaran mengenai kesadaran dan prilaku anggota organisasi.
4. Empirisme
Penganut Empirisme membagi teori perencanaan atas 1. Aliran yang memusatkan perhatianya pada aspek politik dan realitas fungsi ekonomi pada skala nasional, 2. Aliran yang memokuskan paerhatianya pada berbagai studi politik pembangunan kota
PENGERTIAN PERENCANAAN
Perencanaan ialah sejumlah kegiatan yang ditentukan sebelumnya untuk dilaksanakan pada suatu periode tertentu dalam rangka mencapai tukuan yang ditetapkan
1.      Harold Koontz dan Cyril O’Donnel
Perencanaan adalah fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan memilih tujuan-tujuan, kebijakan-kebijakan, prosedur-prosedur, program-program dari alternatif-alternatif yang ada.
2.      G.R.Terry
Perencanaan adalah memilih dan menghubungkan fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa datang dengan jalan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
3.      Louis A.Allen
Perencanaan adalah menentukan serangkaian tindakan untuk mencapai hasil yang diiginkan
4.      Billy E.Goetz
Perencanaan adalah pemilihan yang fundamental dan masalah perencanaan timbul,jika terdapat alternatif-alternatif.
5.      Drs.H.Malayu S.P Hasibuan
Rencana adalah sejumlah keputusan mengenai keinginan dan berisi pedoman pelaksanaan untuk mencapai tujuan yang diinginkan itu. Jadi,setiap rencana mengandung dua unsur,yaitu:”tujuan dan pedoman efektif".
6.     Bintoro Tjokroaminoto
Proses mempersiapkan kegiatan kegiatan secara sistematis yang akan dilakukan untuk mencapai tujun tertentu
7.     Prajudi Atmosudirdjo
Perencanaan adalah perhitungan dan penentuan tentang sesuatu yang kan di jalankan dalam rangka mencapai tujuan tertentu, siapa yang melakukan, bilamana, dimana, dan bagaimana cara melakukanya.
8.    S.P. Siagian
Perencanaan sebagai keseluruhan proses pemikiran secara matang menyangkut halhal yang akan di kerjakan dimasa dating dalam rangka mencaoai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

MACAM-MACAM PERENCANAAN
Macam-macam  perencanaan dalam pengantar manajemen dibagi menjadi 2 yaitu :
 A.        Perencanaan organisasi
1.      Perencanaan strategis
Rencana strategis yaitu rencana yang dikembangkan untuk mencapai tujuan strategis. Tepatnya, rencana strategis adalah rencana umum yang mendasari keputusan alokasi sumber daya, prioritas, dan langkah-langkah tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan strategis.
2.      Perencanaan taktis
Adalah rencana ditujukan untuk mencapai tujuan taktis, dikembangkan untuk mengimplementasikan bagian tertentu dari rencana strategis. Rencana strategis pada umumnya melibatkan manajemen tingkat atas dan menegah dan jika dibandingkan dengan rencana strategis, memiliki jangka waktu yang lebih singkat dan suatu fokus yang lebih spesifik dan nyata
3.      Perencanaan operasional
Adalah rencana yang menitikberatkan pada perencanaan rencana taktis untuk mencapai tujuan operasional. Dikembangkan oleh manajer ingkat menegah dan tingkat bawah, rencana operasional memiliki fokus jangka pendek dn lingkup yang relatif lebih sempit. Masing-masing rencana operasional berkenaan dengan suatu rangkaian kecil aktivitas. Kami menjelaskan perencanaan dengan lebih mendekati pada bagian selanjutnya

1.      Rencana sekali pakai : dikembangkan untuk melaksanakan serangkaian tindakan yang mungkin tidak berulang di masa mendatang.
2.      Program : rencana sekali pakai untuk seragkaian aktivitas yang besar.
3.    Proyek : rencana sekali pakai untuk lingkup yang lebih sempit dan lebih tidak kompleks dibandingkan dengan program
4.      Perencanaan tetap : dikembangkan untuk aktivitas yang berulang secara teratur selama suatu periode waktu tertentu.
5.      Kebijakan : rencana tetap yang merinci respons umum organisasi terhadap suatu masalah atau situasi tertentu.
6.      Prosedur operasi standar  : rencana tetap yang menguraikan langkah-langkah yang harus diikuti dalam situasi tertentu

C.       Perencanaan kontinjensi
Jenis perencanaan lain yang juga penting adalah perencanaan kontinjensi (contingency planning) yaitu penentuan serangkaian tindakan alternatif jika suatu rencana tindakan secara tidak terduga tergganggu atau dianggap tidak sesuai lagi.
 MANFAAT  PERENCANAAN
1. Standar pelaksanaan dan pengawasan
2. Pemilihan berbagai alternaif terbaik
3. Penyusunan Skala Prioritas
4. Menghemat Pemanfaatan sumber daya organisasi
5. Membantu Manajer menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan
6. Alat memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait
7. Alat Meminimalkan Pekerjaan yang tidak pasti


BENTUK BAGAN STRUKTUR ORGANISASI BESERTA KELEMAHAN DAN KELEBIHANNYA

Organisasi adalah sekumpulan dari beberapa orang yang melakukan kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan bersama. Ada beberapa macam struktur organisasi, antara lain : struktur organisasi lini, struktur organisasi lini dan staff, struktur organisasi fungsional, struktur organisasi lini dan fungsional, dan Lain-lain.
1.    Organisasi Lini



Struktur organisasi lini yang diciptakan oleh Henry Fayol ini merupakan bentuk yang paling sederhana dan paling tua dalam organisasi. Struktur ini menggambarkan tekanan bahwa wewenang organisasi dipegang langsung oleh manajemen puncak atau manajer atas yang di terapkan pada karyawannya untuk mencapai keberhasilan. Namun demikian manajer-manajer departemen masih diberi kesempatan untuk membuat pengambilan keputusan bagi departemennya, tetapi tetap dalam komando manajen puncak.
Atau, bisa juga didefinisikan sebagai bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah yang dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga.
Memiliki ciri-ciri:
·       Hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung dengan satu garis wewenang
·       Jumlah karyawan sedikit
·       Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi
·       Belum terdapat spesialisasi
·       Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan
·       Struktur organisasi sederhana dan stabil
·       Organisasi tipe garis biasanya organisasi kecil
·       Disiplin mudah dipelihara (dipertahankan)
Keuntungan-keuntungan penggunaan organisasi tipe garis adalah :
·       Ada kesatuan komando yang terjamin dengan baik
·       Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan)
·       Koordinasi lebih mudah dilaksanakan
·       Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan cepat
·       Garis kepemimpinan tegas, tidak simpang siur, karena pimpinan langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua perintah dapat dimengerti dan dilaksanakan
·       Rasa solidaritas pegawai biasanya tinggi
·       Pengendalian mudah dilaksanakan dengan cepat
·       Tersedianya kesempatan baik untuk latihan bagi pengembangan bakat-bakat pimpinan.
·       Adanya penghematan biaya
·       Pengawasan berjalan efektif

Kelemahan-kelemahan organisasi garis :
·       Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi
·       Pembebanan yang berat dari pejabat pimpinan , karena dipegang sendiri
·       Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otoriter/diktaktor, cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel).
·       Kesempatan pegawai untuk berkembang agak terbatas karena sukar untuk mengabil inisiatif sendiri
·       Organisasi terlalu tergantung kepada satu orang, yaitu pimpinan
·       Kurang tersedianya saf ahli

2.    Organisasi Lini dan Staf

Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan:
Memiliki ciri-ciri:
·       Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung
·       Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff
·       Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff
·       Jumlah karyawan banyak
·       Organisasi besar, bersifat komplek
·       Adanya spesialisasi
Keuntungan penggunaan bentuk organisasi garis dan staf:
1.     Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu tangan.
2.     Adanya tugas yang jelas antara pimpian staf dan pelaksana
3.     Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil.
4.     Pengembalian keputusan relatif mudah, karena mendapat bantuan/sumbangn pemikiran dari staf.
5.     Koordinasi mudah dilakukan, karena ada pembagian tugas yang jelas.
6.     Disiplin dan moral pegawai biasanya tinggi, karena tugas sesuai dengan spesialisasinya
7.     Bakat pegawai dapat berkembang sesuai dengan spesialisasinya.
8.     Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli
Kelemahan-kelemahan dari bentuk Organisasi garis dan staf:
Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat
Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal
Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena masing-masing menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang penting
Pimpinan lini mengabaikan advis staf
Apabila tugas dan tanggung jawab dalam berbagai kerja antara pelajat garis dan staf tidak tegas, maka akan menimbulkan kekacauan dalam menjalankan wewenang
Penggunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang besar
Kemungkinan pimpinan staf melampaui kewenangan stafnya sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini
Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks.
3.    Organisasi Fungsional

Organisasi fungsional adalah suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus. Struktur organisasi fungsional diciptakan oleh F.W.Taylor. Struktur ini berawal dari konsep adanya pimpinan yang tidak mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi perintah kepada setiap bawahan, sepanjang ada hubunganya dengan fungsi atasan tersebut. Setiap pegawai mempunyai pengawas lebih dari satu orang atasan yang berberda-beda.
Didalam lembaga pendidikan khususnya di Indonesia, pada umumnya menggunakan struktur organisasi fungsional Struktur organisasi ini sangat cocok diterapkan karena dapat memudahkan melakukan pengawasan.
Memiliki ciri-ciri:
·       Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan
·       Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan
·       Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis
·       Target-target jelas dan pasti
·       Pengawasan ketat
·       Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi
Keuntungan-keuntungan menggunakan organisasdi fungsional :
1.     Spesialisasi dapat dilakukan secara optimal
2.     Para pegawai bekerja sesuai ketrampilannya masing-masing
3.     Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan
4.     Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan pada eselon atas, sehingga berjalan lancar dan tertib
5.     Solidaritas, loyalitas, dan disiplin karyawan yang menjalankan fungsi yang sama biasanya cukup tinggi.
6.     Pembidangan tugas menjadi jelas
Kelemahan-kelemahan organisasi fungsional:
1.     Pekerjaan seringkali sangat membosankan
2.     Sulit mengadakan perpindahan karyawan/pegawai dari satu bagian ke bagian lain karena pegawai hanya memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja
3.     Sering ada pegawai yang mementingkan bidangnya sendiri, sehingga koordinasi menyeluruh sulit dan sukar dilakukan
4.    Organisasi Lini dan Fungsional

Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.
Memiliki ciri-ciri:
·       Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan.
·       Terdapat spesialisasi yang maksimal
·       Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerja
Kebaikan organisasi Lini dan fungsional :
1.     Solodaritas tinggi
2.     Disiplin tinggi
3.     Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimal
4.     Pekerjaan – pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan
Sedangkan keburukannya adalah :
1.     Kurang fleksibel dan tour of duty
2.     Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang
3.     Spesiaisasi memberikan kejenuhan


5.    Organisasi Lini, Fungsional dan Staf

Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional.
Memiliki ciri-ciri:
1.     Organisasi besar dan kadang sangat ruwet
2.     Jumlah karyawan banyak.
3.     Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:
o   Karyawan dengan tugas pokok (line personal)
o   Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)
o   Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)

      6.      Organisasi Matrik

Organisasi matrik disebut juga sebagai organisasi manajemen proyek yaitu or­ganisasi di mana penggunaan struktur organisasi menunjukkan di mana para spesialis yang mempunyai ketrampilan di masing-masing bagian dari kegiatan perusahaan dikum­pulkan lagi menjadi satu untuk mengerjakan suatu proyek yang harus diselesaikan
Organisasi matrik digunakan berdasarkan struktur organisasi staf dan lini khususnya di bidang penelitian dan pengembangan
Untuk mengatasi masalah yang mungkin timbul, biasanya manajer proyck diberi jaminan untuk melaksanakan wewenangnya dalam memberikan perintah di mana manajer proyek tersebut akan langsung lapor kepada manajer puncak
·         Kelebihan dari struktur organisasi ini adalah :
Pada fleksibelitas dan kemampuannya dalam memperhatikan masalah-masalah yang khusus maupun persoalan teknis yang unik serta pelaksanaan kegiatan organisasi matrik tidak mengganggu struktur organisasi yang ada

·         Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah :
Manajer proyek tak bisa mengkoor­dinir berbagai bagian yang berbeda hingga menghadapi kesulitan dalam mengembangkan team yang terpadu dikarenakan penyimpangan pclaksanaan perintah untuk masing-masing individu. Untuk mengatasi kesulitan yang mungkin timbul, maka manajer proyek biasanya diberi wewenang khusus yang penting, misalnya: dalam menentukan gaji, mempromosikan atau melakukan perlakuan personalia
       7.      Organisasi Komite
Organisasi komite adalah bentuk organisasi di mana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh sekelompok pejabat, yang berupa komite atau dewan atau board dengan pluralistic manajemen
Organisasi komite terdiri dari :
1      Executive Committe (Pimpinan komite) Yaitu para anggotanya mempunayi wewenang lini
2      Staff Committee Yaitu orang-orang yang hanya mempunyai wewenang staf
·         Kelebihan dari struktur organisasi ini adalah :
1            Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan
2            Kepemimpinan yang bersifat otokratis sangat kecil
3            Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin
·         Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah :
1            Proses decesion making sangat lamban
2            Biaya operasional rutin sangat tinggi
3            Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran siapa yang bertanggung jawab
·         Rentang Kendali (Span Of Control) dengan batasan-batasan
Span of control atau Rentang manajemen atau rentang kendali adalah kemampuan manajer untuk melakukan koordinasi secara efektif yang sebagian besar tergantung jumlah bawahan yang melapor kepadanya. Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer. Bawahan yang terlalu banyak kurang baik, demikian pula jumlah bawahan yang terlalu sedikit juga kurang baik.
Istilah-istilah lain rentang manajemen:
1. Span of control
2. Span of authority
3. Span of attention atau span of supervision

SUMBER :
https://xiaolichen14.wordpress.com/2013/11/24/perencanaan-manfaat-dan-jenis-jenis-perencanaan-dalam-organisasi/
http://informasiana.com/pengertian-organisasi-menurut-para-ahli/