PENGERTIAN ORGANISASI DARI BEBERAPA TOKOH
Inilah pengertian yang paling banyak dicari oleh orang-orang dalam mengartikan demokrasi. Berikut beberapa pengertian organisasi menurut para ahli:
1 Pengertian organisasi menurut Stephen P. Robbinss adalah suatu kesatuan sosial yang telah terkoordinasi secara sadar dengan adanya sebuah batasan yang relatif dan dapat diidentifikasi serta bekerja berdasarkan yang relatif secara terus-menerus agar dapat mencapai tujuan bersama.
2. Pengertian organisasi menurut James D mooney adalah suatu bentuk setiap perserikatan oleh manusia dalam mencapai tujuan secara bersama.
3. Pengertian organisasi menurut
Stoner adalah suatu pola yang memiliki hubungan-hubungan yang melalui
orang-orang dengan bergerak bersama ke tujuan lewat pengarahan atasan.
4. Pengertian organisasi menurut
Chester I Bernard adalah suatu sistem aktivitas yang dilakukan dengan cara
berkerjasama antara dua orang atau lebih.
5. Pengertian organisasi menurut
Schein adalah suatu koordinasi yang dilakukan secara rasional pada setiap
kegiatan oleh sejumlah orang dalam mencapai tujuan secara umum dengan pembagian
fungsi dan pekerjaan lewat hirarki yang memiliki tanggung jawab dan otoritas.
6. Pengertian organisasi menurut
Kochler adalah suatu sistem yang memiliki hubungan secara terstruktur kemudian
terkoordinasi melalui usaha pada suatu kelompok orang yang bergerak dengan
tujuan tertentu.
7. Pengertian organisasi menurut
W.J.S. Poerdarminta adalah suatu aturan yang berasal dari setiap bagian sampai
menjadi satu kesatuan yang teratur.
8. Pengertian organisasi menurut
dahlan bahri adalah suatu penyusunan dan pengaturan pada bagian-bagian sampai
menjadi satu kesatuan, susunan dan aturan yang berasal dari bagian sampai
menjadi satu kesatuan yang teratur dan bergabung untuk bekerjasama dalam
mencapai tujuan.
9. Pengertian organisasi menurut Max
Webber merupakan suatu kerangka yang saling berhubungan secara terstruktur
dimana yang ada didalamnya tercantum tanggung jawab, pembagian kerja dan
wewenang dalam menjalankan fungsi tertentu.
10. Pengertian organisasi menurut
Victor A. Thompson adalah suatu perpaduan dari banyak spesialis yang saling
bekerja sama dengan cara rasional dan impersonal dalam mencapai beberapa tujuan
yang telah dirumuskan sebelumnya.
11. Pengertian organisasi menurut
Richard Scott adalah suatu tindakan secara kolektif yang sengaja terbentuk
untuk menggapai tujuans secara khusus yang didasari pada atas asas
kelangsungan.
12. Pengertian organisasi menurut
Drs. H Malayu S.P. Hasibuan adalah suatu proses penentuan, pengelompokkan dan
pengontrolan segala macam tindakan yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan secara
bersama.
13. Pengertian organisasi menurut
Prof. Dr. Sondang P. Siagian adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang
/ lebih yang saling bekerjasama serta terikat secara formal dalam rangka
melakukan pencapaian tujuan yang sudah ditentukan dalam ikatan yang ada pada
seseorang atau beberap orang yang dikenal sebagai atasan dan seorang atau
kelompok orang yang dikenal sebagai bawahan.
14. Pengertian Organisasi menurut
Paul Preston dan Thomas Zimmerer adalah suatu kumpulan orang yang telah disusun
dalam sebuah kelompok-kelompok yang saling bekerjasama dalam mencapai tujuan
secara bersama.
15. Pengertian organisasi menurut
Philip Slznic yang menyatakan bahwa organisasi adalah suatu peraturan personil
berguna dalam mempermudah dalam melakukan pencapaian dari beberapa tujuan yang
sudah ditetapkan lewat alokasi tanggung jawab dan fungsi atau Through the
allocation of functionss and responsibilites.
16. Pengertian organisasi menurut
Thompson yaitu organisasi adalah suatu perpaduan antara anggota-anggota spesial
yang sangat impersonal dan rasional yang saling bekerjasama (koperasi) dalam
mencapai tujuan-tujuan yang spesifik yang sudah diumumkan.
17. Pengertian organisasi menurut
Robbin yaitu organisasi adalah suatu entitas sosial yang telah terkoordinasi
secara sadar dengan memiliki batas-batas yang bisa diidentifikasi yang dapat
berfungsi dalam mencapai tujuan-tujuan yang relatif berlanjut atau seperangkat
tujuan.
Dari apa yang telah dipaparkan oleh
para ahli atau para pakar diatas mengenai pengertian organisasi maka dapat kita
mengambil beberapa poin yang penting yaitu kumpulan dua orang atau lebih, kerja
sama, tujuan bersama, sistem koordinasi kegiatan, pembagian tugas dan tanggung
jawab personil
Nah, dari beberapa pengertian
organisasi diatas maka dapat disimpulkan bahwa pengertian organisasi adalah
suatu wadah berkumpulnya dua orang atau lebih yang saling bekerjasama dalam
mencapai tujuan bersama.
CIRI-CIRI UNSUR DARI PERENCANAAN, JENIS PERENCANAAN
DAN MANFAAT DALAM ORGANISASI
FILSAFAT PERENCANAAN
Sekurang kurang nya ada 4 filsafat
perencanaan, yaitu filsafat sintesi, rasionalisme, pengembangan organisasi dan
empirisme
1.
Sintesis
Mahhein memandang perencanaan
sebagai suatu cara berfikir dan Dah & Linblon Memandang perencanaan
sebagai proses pengambilan keputusan bimbingan, Etzioni Memandang Perencanaan
sebagai proses sosial dimana kontrol sosial dan konsesus harus di arahkan
untuk mengoptimalkan
Keseimbangan antara pengawasan yang
ketat dengan consensus yang lemah di tambah oleh Etzioni bahwa perencanaan
adalah proses psikologis dalam bentuk pembelajaran yang menekankan pada
transaksi interpersonal
2.
Rasionaliseme
Meneurut paham rasionalisme,
perencanan di pandang sebagai suatu bentuk pengambilan keputusan, suatu proses
yang mengikuti langkah langkah procedural dalam pengambilan keputusan.
3.
Pengembangan Organisasi
Benis berpendapat bahwa perencanaan
menurut pandangan pengembangan organisasi adalah sebagai salah satu metode
perencanaan, yaitu proses pembelajaran mengenai kesadaran dan prilaku anggota
organisasi.
4.
Empirisme
Penganut Empirisme membagi teori
perencanaan atas 1. Aliran yang memusatkan perhatianya pada aspek politik dan
realitas fungsi ekonomi pada skala nasional, 2. Aliran yang memokuskan
paerhatianya pada berbagai studi politik pembangunan kota
PENGERTIAN PERENCANAAN
Perencanaan ialah sejumlah kegiatan
yang ditentukan sebelumnya untuk dilaksanakan pada suatu periode tertentu dalam
rangka mencapai tukuan yang ditetapkan
1.
Harold Koontz dan Cyril O’Donnel
Perencanaan adalah fungsi seorang
manajer yang berhubungan dengan memilih tujuan-tujuan, kebijakan-kebijakan,
prosedur-prosedur, program-program dari alternatif-alternatif yang ada.
2.
G.R.Terry
Perencanaan adalah memilih dan
menghubungkan fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa
datang dengan jalan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan yang
diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
3.
Louis A.Allen
Perencanaan adalah menentukan
serangkaian tindakan untuk mencapai hasil yang diiginkan
4.
Billy E.Goetz
Perencanaan adalah pemilihan yang
fundamental dan masalah perencanaan timbul,jika terdapat alternatif-alternatif.
5.
Drs.H.Malayu S.P Hasibuan
Rencana adalah sejumlah keputusan
mengenai keinginan dan berisi pedoman pelaksanaan untuk mencapai tujuan yang
diinginkan itu. Jadi,setiap rencana mengandung dua unsur,yaitu:”tujuan dan
pedoman efektif".
6.
Bintoro Tjokroaminoto
Proses mempersiapkan kegiatan
kegiatan secara sistematis yang akan dilakukan untuk mencapai tujun tertentu
7.
Prajudi Atmosudirdjo
Perencanaan adalah perhitungan dan
penentuan tentang sesuatu yang kan di jalankan dalam rangka mencapai tujuan
tertentu, siapa yang melakukan, bilamana, dimana, dan bagaimana cara
melakukanya.
8.
S.P. Siagian
Perencanaan sebagai keseluruhan
proses pemikiran secara matang menyangkut halhal yang akan di kerjakan dimasa
dating dalam rangka mencaoai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
MACAM-MACAM
PERENCANAAN
Macam-macam perencanaan dalam
pengantar manajemen dibagi menjadi 2 yaitu :
A.
Perencanaan organisasi
1.
Perencanaan strategis
Rencana strategis yaitu rencana yang
dikembangkan untuk mencapai tujuan strategis. Tepatnya, rencana strategis
adalah rencana umum yang mendasari keputusan alokasi sumber daya, prioritas,
dan langkah-langkah tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan strategis.
2.
Perencanaan taktis
Adalah rencana ditujukan untuk
mencapai tujuan taktis, dikembangkan untuk mengimplementasikan bagian tertentu
dari rencana strategis. Rencana strategis pada umumnya melibatkan manajemen tingkat
atas dan menegah dan jika dibandingkan dengan rencana strategis, memiliki
jangka waktu yang lebih singkat dan suatu fokus yang lebih spesifik dan nyata
3. Perencanaan
operasional
Adalah rencana yang menitikberatkan
pada perencanaan rencana taktis untuk mencapai tujuan operasional. Dikembangkan
oleh manajer ingkat menegah dan tingkat bawah, rencana operasional memiliki
fokus jangka pendek dn lingkup yang relatif lebih sempit. Masing-masing rencana
operasional berkenaan dengan suatu rangkaian kecil aktivitas. Kami menjelaskan
perencanaan dengan lebih mendekati pada bagian selanjutnya
1.
Rencana sekali pakai : dikembangkan untuk melaksanakan serangkaian tindakan
yang mungkin tidak berulang di masa mendatang.
2. Program
: rencana sekali pakai untuk seragkaian aktivitas yang besar.
3. Proyek :
rencana sekali pakai untuk lingkup yang lebih sempit dan lebih tidak kompleks
dibandingkan dengan program
4.
Perencanaan tetap : dikembangkan untuk aktivitas yang berulang secara teratur
selama suatu periode waktu tertentu.
5.
Kebijakan : rencana tetap yang merinci respons umum organisasi terhadap suatu
masalah atau situasi tertentu.
6.
Prosedur operasi standar : rencana tetap yang menguraikan langkah-langkah
yang harus diikuti dalam situasi tertentu
C. Perencanaan kontinjensi
C. Perencanaan kontinjensi
Jenis perencanaan lain yang juga
penting adalah perencanaan kontinjensi (contingency planning) yaitu penentuan
serangkaian tindakan alternatif jika suatu rencana tindakan secara tidak
terduga tergganggu atau dianggap tidak sesuai lagi.
MANFAAT
PERENCANAAN
1. Standar pelaksanaan dan
pengawasan
2. Pemilihan berbagai alternaif
terbaik
3. Penyusunan Skala Prioritas
4. Menghemat Pemanfaatan sumber daya
organisasi
5. Membantu Manajer menyesuaikan
diri dengan perubahan lingkungan
6. Alat memudahkan dalam
berkoordinasi dengan pihak terkait
7. Alat Meminimalkan Pekerjaan yang
tidak pasti
BENTUK BAGAN STRUKTUR ORGANISASI BESERTA KELEMAHAN DAN
KELEBIHANNYA
Organisasi adalah sekumpulan dari
beberapa orang yang melakukan kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan bersama.
Ada beberapa macam struktur organisasi, antara lain : struktur organisasi lini,
struktur organisasi lini dan staff, struktur organisasi fungsional, struktur
organisasi lini dan fungsional, dan Lain-lain.
1. Organisasi Lini
Struktur organisasi lini yang
diciptakan oleh Henry Fayol ini merupakan bentuk yang paling sederhana dan
paling tua dalam organisasi. Struktur ini menggambarkan tekanan bahwa wewenang
organisasi dipegang langsung oleh manajemen puncak atau manajer atas yang di
terapkan pada karyawannya untuk mencapai keberhasilan. Namun demikian
manajer-manajer departemen masih diberi kesempatan untuk membuat pengambilan
keputusan bagi departemennya, tetapi tetap dalam komando manajen puncak.
Atau, bisa juga didefinisikan
sebagai bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara
atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan
jabatan-jabatan yang terendah yang dihubungkan dengan garis wewenang atau
komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi
Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai
Nasi, Warteg, Rukun tetangga.
Memiliki ciri-ciri:
· Hubungan antara atasan dan bawahan masih
bersifat langsung dengan satu garis wewenang
· Jumlah karyawan sedikit
· Pemilik modal merupakan pemimpin
tertinggi
· Belum terdapat spesialisasi
· Masing-masing kepala unit mempunyai
wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan
· Struktur organisasi sederhana dan stabil
· Organisasi tipe garis biasanya
organisasi kecil
· Disiplin mudah dipelihara
(dipertahankan)
Keuntungan-keuntungan penggunaan
organisasi tipe garis adalah :
· Ada kesatuan komando yang terjamin
dengan baik
· Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara
(dipertahankan)
· Koordinasi lebih mudah dilaksanakan
· Proses pengambilan keputusan dan
instruksi-instruksi dapat berjalan cepat
· Garis kepemimpinan tegas, tidak simpang
siur, karena pimpinan langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua
perintah dapat dimengerti dan dilaksanakan
· Rasa solidaritas pegawai biasanya tinggi
· Pengendalian mudah dilaksanakan dengan
cepat
· Tersedianya kesempatan baik untuk
latihan bagi pengembangan bakat-bakat pimpinan.
·
Adanya penghematan biaya
· Pengawasan berjalan efektif
Kelemahan-kelemahan organisasi garis
:
· Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan
seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi
· Pembebanan yang berat dari pejabat
pimpinan , karena dipegang sendiri
· Adanya kecenderungan pimpinan bertindak
secara otoriter/diktaktor, cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel).
· Kesempatan pegawai untuk berkembang agak
terbatas karena sukar untuk mengabil inisiatif sendiri
· Organisasi terlalu tergantung kepada
satu orang, yaitu pimpinan
· Kurang tersedianya saf ahli
2. Organisasi Lini
dan Staf
Merupakan kombinasi dari organisasi
lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu
oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm
saran-saran, data informasi yang dibutuhkan:
Memiliki ciri-ciri:
· Hubungan atasan dan bawahan tidak
bersifat langsung
· Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu
staff
· Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini
dan staff
· Jumlah karyawan banyak
· Organisasi besar, bersifat komplek
· Adanya spesialisasi
Keuntungan penggunaan bentuk
organisasi garis dan staf:
1. Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan
tetap dalam satu tangan.
2. Adanya tugas yang jelas antara pimpian
staf dan pelaksana
3. Tipe organisasi garis dan staf fleksibel
(luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil.
4. Pengembalian keputusan relatif mudah,
karena mendapat bantuan/sumbangn pemikiran dari staf.
5. Koordinasi mudah dilakukan, karena ada
pembagian tugas yang jelas.
6. Disiplin dan moral pegawai biasanya
tinggi, karena tugas sesuai dengan spesialisasinya
7. Bakat pegawai dapat berkembang sesuai
dengan spesialisasinya.
8. Diperoleh manfaat yang besar bagi para
ahli
Kelemahan-kelemahan dari bentuk
Organisasi garis dan staf:
Kelompok pelaksana terkadang bingung
untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat
Solidaritas pegawai kurang, karena
adanya pegawai yang tidak saling mengenal
Sering terjadi persaingan tidak
sehat, karena masing-masing menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang
penting
Pimpinan lini mengabaikan advis staf
Apabila tugas dan tanggung jawab
dalam berbagai kerja antara pelajat garis dan staf tidak tegas, maka akan
menimbulkan kekacauan dalam menjalankan wewenang
Penggunaan staf ahli bisa menambah
pembebanan biaya yang besar
Kemungkinan pimpinan staf melampaui
kewenangan stafnya sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini
Kemungkinan akan terdapat perbedaan
interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang
diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks.
3. Organisasi
Fungsional
Organisasi fungsional adalah suatu
organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala
bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana
yang mempunyai keahlian khusus. Struktur organisasi fungsional diciptakan oleh
F.W.Taylor. Struktur ini berawal dari konsep adanya pimpinan yang tidak
mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi
perintah kepada setiap bawahan, sepanjang ada hubunganya dengan fungsi atasan
tersebut. Setiap pegawai mempunyai pengawas lebih dari satu orang atasan yang
berberda-beda.
Didalam lembaga pendidikan khususnya
di Indonesia, pada umumnya menggunakan struktur organisasi fungsional Struktur
organisasi ini sangat cocok diterapkan karena dapat memudahkan melakukan
pengawasan.
Memiliki ciri-ciri:
· Pembidangan tugas secara tegas dan jelas
dapat dibedakan
· Bawahan akan menerima perintah dari
beberapa atasan
· Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis
· Target-target jelas dan pasti
·
Pengawasan ketat
· Penempatan jabatan berdasarkan
spesialisasi
Keuntungan-keuntungan menggunakan
organisasdi fungsional :
1. Spesialisasi dapat dilakukan secara
optimal
2. Para pegawai bekerja sesuai ketrampilannya
masing-masing
3. Produktivitas dan efisiensi dapat
ditingkatkan
4. Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan
pada eselon atas, sehingga berjalan lancar dan tertib
5. Solidaritas, loyalitas, dan disiplin
karyawan yang menjalankan fungsi yang sama biasanya cukup tinggi.
6. Pembidangan tugas menjadi jelas
Kelemahan-kelemahan organisasi
fungsional:
1. Pekerjaan seringkali sangat membosankan
2. Sulit mengadakan perpindahan
karyawan/pegawai dari satu bagian ke bagian lain karena pegawai hanya
memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja
3. Sering ada pegawai yang mementingkan
bidangnya sendiri, sehingga koordinasi menyeluruh sulit dan sukar dilakukan
4. Organisasi Lini
dan Fungsional
Suatu bentuk organisasi dimana wewenang
dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam
bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih
melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang
pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit
terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.
Memiliki ciri-ciri:
· Tidak tampak adanya perbedaan
tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan.
· Terdapat spesialisasi yang maksimal
· Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan
dalam pemabagian kerja
Kebaikan organisasi Lini dan
fungsional :
1. Solodaritas tinggi
2. Disiplin tinggi
3. Produktifitas tinggi karena spesialisasi
dilaksanakan maksimal
4. Pekerjaan – pekerjaan yang tidak rutin
atau teknis tidak dikerjakan
Sedangkan keburukannya adalah :
1. Kurang fleksibel dan tour of duty
2. Pejabat fungsional akan mengalami
kebingungan karena dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang
3. Spesiaisasi memberikan kejenuhan
5. Organisasi Lini,
Fungsional dan Staf
Organisasi ini merupakan
perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional.
Memiliki ciri-ciri:
1. Organisasi besar dan kadang sangat ruwet
2. Jumlah karyawan banyak.
3. Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:
o
Karyawan dengan tugas pokok (line personal)
o
Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)
o
Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)
6. Organisasi Matrik
Organisasi matrik disebut juga
sebagai organisasi manajemen proyek yaitu organisasi di mana penggunaan
struktur organisasi menunjukkan di mana para spesialis yang mempunyai
ketrampilan di masing-masing bagian dari kegiatan perusahaan dikumpulkan lagi
menjadi satu untuk mengerjakan suatu proyek yang harus diselesaikan
Organisasi matrik digunakan
berdasarkan struktur organisasi staf dan lini khususnya di bidang penelitian
dan pengembangan
Untuk mengatasi masalah yang mungkin
timbul, biasanya manajer proyck diberi jaminan untuk melaksanakan wewenangnya
dalam memberikan perintah di mana manajer proyek tersebut akan langsung lapor
kepada manajer puncak
· Kelebihan dari struktur organisasi ini
adalah :
Pada fleksibelitas dan kemampuannya
dalam memperhatikan masalah-masalah yang khusus maupun persoalan teknis yang
unik serta pelaksanaan kegiatan organisasi matrik tidak mengganggu struktur
organisasi yang ada
· Kelemahan dari struktur organisasi ini
adalah :
Manajer proyek tak bisa
mengkoordinir berbagai bagian yang berbeda hingga menghadapi kesulitan dalam
mengembangkan team yang terpadu dikarenakan penyimpangan pclaksanaan perintah
untuk masing-masing individu. Untuk mengatasi kesulitan yang mungkin timbul,
maka manajer proyek biasanya diberi wewenang khusus yang penting, misalnya:
dalam menentukan gaji, mempromosikan atau melakukan perlakuan personalia
7. Organisasi Komite
Organisasi komite adalah bentuk
organisasi di mana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara
kolektif oleh sekelompok pejabat, yang berupa komite atau dewan atau board
dengan pluralistic manajemen
Organisasi komite terdiri dari :
1 Executive Committe (Pimpinan komite)
Yaitu para anggotanya mempunayi wewenang lini
2 Staff Committee Yaitu orang-orang yang
hanya mempunyai wewenang staf
· Kelebihan dari struktur organisasi ini
adalah :
1 Pelaksanaan decision making
berlangsung baik karena terjadi musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan
2 Kepemimpinan yang bersifat
otokratis sangat kecil
3 Dengan adanya tour of duty maka
pengembangan karier terjamin
· Kelemahan dari struktur organisasi ini
adalah :
1 Proses decesion making sangat
lamban
2 Biaya operasional rutin sangat
tinggi
3 Kalau ada masalah sering kali
terjadi penghindaran siapa yang bertanggung jawab
· Rentang Kendali (Span Of Control)
dengan batasan-batasan
Span of control atau Rentang
manajemen atau rentang kendali adalah kemampuan manajer untuk melakukan
koordinasi secara efektif yang sebagian besar tergantung jumlah bawahan yang
melapor kepadanya. Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan
yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer. Bawahan yang
terlalu banyak kurang baik, demikian pula jumlah bawahan yang terlalu sedikit
juga kurang baik.
Istilah-istilah lain rentang
manajemen:
1. Span of control
2. Span of authority
3. Span of attention atau span of
supervision
SUMBER :
https://xiaolichen14.wordpress.com/2013/11/24/perencanaan-manfaat-dan-jenis-jenis-perencanaan-dalam-organisasi/
http://informasiana.com/pengertian-organisasi-menurut-para-ahli/






Tidak ada komentar:
Posting Komentar